Sragen – Tim Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (DPC PATELKI) Kabupaten Sragen menggelar kegiatan edukasi kesehatan yang inovatif pada Kamis (7/5) di MAN 1 Sragen. Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan madrasah ini bertujuan untuk memperkenalkan profesi Teknologi Laboratorium Medik (TLM) kepada para siswa. Selain mendapatkan materi edukasi, siswa MAN 1 Sragen juga mendapatkan fasilitas pemeriksaan golongan darah secara gratis sebagai bentuk pelayanan kesehatan nyata dari organisasi profesi tersebut.
Kegiatan ini berlangsung meriah dengan partisipasi aktif dari seluruh siswa. Dalam sesi sosialisasi, para ahli dari DPC PATELKI menjelaskan peran strategis TLM dalam dunia medis, mulai dari proses pengambilan sampel hingga pengujian di laboratorium untuk menentukan diagnosis penyakit. Kehadiran para profesional ini memberikan gambaran baru bagi siswa mengenai peluang karier di bidang kesehatan yang sangat luas, di mana tenaga laboratorium menjadi garda terdepan dalam akurasi data medis pasien.

Pelaksanaan teknis di lapangan berjalan tertib berkat partisipasi aktif bapak ibu guru dan pegawai, serta anggota Palang Merah Remaja (PMR) MAN 1 Sragen. Para anggota PMR bertugas mendampingi rekan-rekan mereka selama proses pemeriksaan golongan darah, mulai dari pendaftaran hingga pengisian kartu hasil pemeriksaan. Sinergi antara organisasi profesi kesehatan dan unit ekstrakurikuler madrasah ini menciptakan suasana belajar yang kondusif sekaligus melatih keterampilan lapangan bagi para anggota PMR dalam menangani kegiatan kesehatan massal.
Kepala MAN 1 Sragen, Windrati, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif dan kolaborasi yang dilakukan oleh DPC PATELKI Sragen. Beliau menyampaikan betapa pentingnya kegiatan ini bagi masa depan para anak didiknya. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran DPC PATELKI Sragen. Kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk membuka cakrawala siswa bahwa profesi kesehatan tidak hanya terbatas pada dokter atau perawat, tetapi ada peran vital ahli teknologi laboratorium medik yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan edukasi kesehatan ini, muncul harapan besar agar para siswa MAN 1 Sragen memiliki kesadaran yang lebih tinggi terhadap kesehatan diri sendiri serta memiliki perencanaan karier yang lebih matang. Dengan mengetahui golongan darah sejak dini, siswa dapat melengkapi data administrasi kependudukan mereka sekaligus menanamkan kepedulian sosial untuk menjadi pendonor darah di masa depan. Lebih dari itu, diharapkan muncul minat baru bagi siswa untuk menekuni profesi TLM sebagai pilihan studi lanjutan demi memajukan dunia kesehatan Indonesia. (sr/sbs).
More Stories
Monev Kanwil Kemenag Jateng di MAN 1 Sragen: Prospek Gedung PHTC Jadi Katalisator Kemajuan Ruang Belajar
MAN 1 Sragen Borong Enam Medali di Ajang OSMA Jateng 2026
MAN 1 Sragen Gelar Apel Hari Lahir Pancasila 2026, Gaungkan Semangat Persatuan dan Perdamaian Dunia