Sragen – Kegiatan ujian terpadu Palang Merah Remaja (PMR) dan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) MAN 1 Sragen berlangsung dengan penuh semangat di Bumi Perkemahan Segoro Gunung, Ngargoyoso, Karanganyar, pada Sabtu (18/4). Kegiatan yang berlangsung sejak hari sabtu sampai minggu ini, menjadi momen penting bagi calon pengurus PMR dan PKS untuk menguji kompetensi serta kesiapan mereka dalam menjalankan tugas di lingkungan madrasah. Keindahan alam kaki Gunung Lawu turut memberikan suasana yang mendukung sekaligus menantang bagi para peserta.
Ujian ini diikuti oleh siswa-siswi yang telah melalui proses pembinaan sebelumnya dan kini memasuki tahap evaluasi. Berbagai materi diujikan secara teori maupun praktik, mulai dari keterampilan pertolongan pertama, penanganan kondisi darurat, hingga simulasi kedisiplinan dan pengamanan lingkungan madrasah. Materi PMR difasilitasi oleh PMI Kabupaten Sragen, sementara materi PKS didukung oleh Koramil Ngargoyoso. Kegiatan ini juga didampingi oleh pembina PMR, Ibu Mutiara Puspita Ningrum, serta pembina PKS yang diwakili oleh Bapak Afifudin Nusri, bersama tim kesiswaan dan guru-guru pendamping yang turut mengawal jalannya kegiatan.
Kepala MAN 1 Sragen, Windrati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa. “Ujian ini bukan hanya untuk mengukur kemampuan, tetapi juga membentuk mental, kedisiplinan, dan kepedulian sosial siswa. Saya berharap mereka mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga keselamatan dan kesehatan di madrasah,” ungkap Windrati. Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara PMR dan PKS merupakan kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan madrasah yang aman dan nyaman.
Kesiswaan turut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. “Melalui ujian ini, kami ingin memastikan bahwa calon pengurus PMR dan PKS benar-benar siap secara pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Ini adalah proses penting untuk mencetak siswa yang tangguh dan bertanggung jawab,” ujar Sriyono selaku Wakil Kepala Bidang Kesiswaan. Henggar, salah satu peserta juga mengungkapkan pengalaman berharganya selama mengikuti kegiatan, “Ujian ini cukup menantang, tetapi sangat berkesan. Kami belajar untuk bekerja sama, disiplin, dan sigap dalam menghadapi situasi darurat.”
Melalui pelaksanaan ujian PMR dan PKS ini, diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh serta menjadi teladan bagi siswa lainnya. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara PMR dan PKS dalam menjalankan peran mereka di madrasah. Dengan bekal keterampilan dan karakter yang telah dibangun, para calon pengurus diharapkan siap menjadi generasi yang peduli, disiplin, dan tanggap dalam menjaga keselamatan serta kesehatan lingkungan madrasah. (sr/sbs).
More Stories
Monev Kanwil Kemenag Jateng di MAN 1 Sragen: Prospek Gedung PHTC Jadi Katalisator Kemajuan Ruang Belajar
MAN 1 Sragen Borong Enam Medali di Ajang OSMA Jateng 2026
MAN 1 Sragen Gelar Apel Hari Lahir Pancasila 2026, Gaungkan Semangat Persatuan dan Perdamaian Dunia