Sragen – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Sragen menyelenggarakan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) sebagai bagian dari proses evaluasi pembelajaran. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa Fase E dan Fase F Tahun Ajaran 2024/2025 sebagai bentuk pengukuran capaian pembelajaran selama satu tahun ajaran. Pelaksanaan ASAT ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk mengevaluasi pemahaman siswa terhadap materi yang telah diajarkan selama dua semester penuh. (Rabu, 28/05/2025).
ASAT dilaksanakan secara serentak di seluruh ruang kelas yang telah disiapkan oleh panitia madrasah. Proses asesmen dilakukan dalam suasana yang tertib dan kondusif dengan pengawasan dari guru-guru pengawas ruang yang telah dijadwalkan. Pihak madrasah juga memastikan sarana dan prasarana pendukung seperti lembar soal, lembar jawab, dan ruang ujian dalam kondisi optimal, sehingga pelaksanaan asesmen dapat berjalan tanpa kendala teknis yang berarti.
Kepala MAN 1 Sragen, Windrati, S.Pd.,M.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan ASAT tahun ini tidak hanya bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa, tetapi juga sebagai sarana refleksi bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif ke depannya. “Asesmen ini bukan semata-mata penilaian akhir, tetapi juga bagian dari upaya kami menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah. Hasilnya akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh,” ujarnya saat meninjau langsung jalannya ujian.
Selain aspek akademik, pelaksanaan ASAT juga menjadi momentum pembentukan karakter siswa, khususnya dalam hal kedisiplinan, tanggung jawab, dan kejujuran. Siswa terlihat hadir tepat waktu dan mengikuti arahan dengan tertib sejak pagi hari. Panitia pelaksana dan dewan guru memberikan arahan teknis sebelum ujian dimulai dan memastikan semua siswa memahami aturan yang berlaku selama asesmen berlangsung.
Dengan terlaksananya ASAT ini, MAN 1 Sragen menegaskan komitmennya dalam menjaga mutu pendidikan dan integritas akademik. Harapannya, melalui penilaian yang objektif dan sistematis ini, seluruh warga madrasah dapat terus meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar serta mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia. Pelaksanaan yang lancar ini menjadi cermin sinergi antara siswa, guru, dan manajemen madrasah dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu dan berdaya saing. (sbs/sr).
More Stories
Seleksi Ketat PMB MAN 1 Sragen 2026/2027: 125 Siswa Lolos dari 141 Pendaftar pada Gelombang Pertama
Resmi Diserahkan, Pembongkaran Gedung Tengah MAN 1 Sragen Tindak Lanjut Hasil Lelang KPKNL Surakarta
Perkuat Implementasi KMA 1503/2025, MAN 1 Sragen Gelar IHT Kurikulum Berbasis Cinta