Sragen (Humas) — MAN 1 Sragen melaksanakan seleksi Penerimaan Murid Baru (PMB) Gelombang 3 Tahun Ajaran 2026/2027 pada Selasa (23/06). Kegiatan seleksi yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai tersebut diikuti oleh 506 pendaftar yang berasal dari berbagai SMP dan MTs di wilayah Sragen maupun daerah sekitarnya. Tingginya jumlah peserta menjadikan proses seleksi berlangsung kompetitif dan ketat.
Sejak pukul 06.15 WIB, para calon murid baru mulai berdatangan ke lingkungan madrasah dengan didampingi oleh orang tua masing-masing. Setelah melakukan registrasi dan pengecekan data, peserta diarahkan menuju ruang kelas yang telah ditentukan untuk mengikuti seluruh rangkaian seleksi. Suasana madrasah tampak ramai namun tetap tertib berkat pengaturan panitia yang telah dipersiapkan dengan baik.
Rangkaian seleksi PMB Gelombang 3 terdiri atas tes akademik berbasis Computer Based Test (CBT) dan tes wawancara. Tes akademik dilaksanakan untuk mengukur kemampuan peserta pada bidang-bidang dasar yang menjadi indikator kesiapan belajar di jenjang madrasah aliyah. Sementara itu, tes wawancara dilaksanakan secara langsung oleh tim penguji yang telah ditunjuk oleh madrasah.

Dalam pelaksanaannya, tes wawancara terbagi menjadi dua aspek utama, yaitu tes keagamaan dan tes kepribadian. Tes keagamaan meliputi pemahaman dasar agama Islam serta kemampuan baca tulis Al-Qur’an, sedangkan tes kepribadian bertujuan menggali karakter, sikap, motivasi belajar, dan kesiapan peserta untuk mengikuti pendidikan di MAN 1 Sragen. Kedua aspek tersebut menjadi bagian penting dalam proses seleksi guna memperoleh calon murid yang unggul secara akademik maupun berkarakter.
Kepala MAN 1 Sragen, Windrati, menyampaikan bahwa tingginya jumlah pendaftar menunjukkan kepercayaan masyarakat yang semakin besar terhadap kualitas pendidikan di MAN 1 Sragen. “Kami bersyukur antusiasme masyarakat terus meningkat dari tahun ke tahun. Dengan jumlah pendaftar yang mencapai 506 peserta pada gelombang ini, proses seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, dan profesional untuk mendapatkan calon murid terbaik yang siap berkembang bersama MAN 1 Sragen,” ujarnya.
Sriyono selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan menjelaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara cermat dan terukur untuk memastikan proses penerimaan murid baru berjalan sesuai prinsip objektivitas dan akuntabilitas. “Melalui tes akademik, tes keagamaan, dan tes kepribadian, kami berupaya memperoleh gambaran menyeluruh mengenai potensi setiap peserta. Dengan jumlah pendaftar yang sangat besar, seleksi tahun ini berlangsung cukup ketat sehingga hanya peserta yang memenuhi kriteria terbaik yang akan diterima sebagai murid MAN 1 Sragen,” tegasnya. Melalui proses seleksi yang komprehensif, madrasah berupaya menjaring calon murid yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kedisiplinan dan semangat belajar yang tinggi.(aw/sbs)
More Stories
Usung Tema Pradipa Nawasina, MATAMUDA MAN 1 Sragen Nyalakan Semangat Generasi Madrasah Berprestasi
Rapat Pembagian Tugas Guru dan Pegawai, MAN 1 Sragen Perkuat Kolaborasi Demi Pendidikan Berkualitas
Seleksi Kelas Khusus KKO, Riset, dan Tahfidz MAN 1 Sragen Jaring Peserta Sesuai Potensi