Sragen – MAN 1 Sragen resmi memulai hari pertama pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) pada Senin (25/5). Agenda evaluasi akademik yang krusial ini dijadwalkan berlangsung selama dua pekan, yakni mulai tanggal 25 Mei hingga berakhir pada 6 Juni 2026 mendatang. Sejak pagi hari, suasana khidmat sudah terlihat di lingkungan madrasah, di mana para siswa memasuki ruang ujian dengan tertib dan membawa semangat besar untuk menunjukkan hasil belajar terbaik mereka.
Kegiatan ASAT ini diikuti oleh seluruh siswa dari Fase E dan Fase F MAN 1 Sragen yang menempuh pendidikan di bawah naungan kurikulum merdeka. Sebagai lembaga pendidikan yang terus berkembang, MAN 1 Sragen memanfaatkan momentum ini bukan hanya untuk menguji kecerdasan intelektual, melainkan juga sebagai panggung pembuktian karakter. Sistem pengawasan yang humanis namun tetap tegas diterapkan di setiap ruang ujian demi mengawal iklim kompetensi yang sehat, transparan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas antarsiswa.
Bagi civitas akademika madrasah, kegiatan ASAT merupakan agenda rutin tahunan yang wajib dilaksanakan oleh siswa MAN 1 Sragen sebagai evaluasi akhir tahun menuju kenaikan kelas. Melalui serangkaian instrumen soal yang telah divalidasi, asesmen ini berfungsi memotret sejauh mana capaian pembelajaran dan kompetensi esensial berhasil diserap siswa selama dua semester terakhir. Nilai yang diperoleh dari pelaksanaan ASAT ini nantinya akan dipadukan dengan komponen penilaian harian untuk menentukan kelayakan serta kesiapan siswa melangkah ke tingkat jenjang kelas yang lebih tinggi.
Kepala MAN 1 Sragen, Windrati, memberikan perhatian khusus terhadap aspek moralitas dan penanaman karakter selama ujian berlangsung. Saat melakukan pemantauan, beliau memberikan pesan yang mendalam mengenai esensi dari sebuah kelulusan evaluasi. “Dalam upaya mewujudkan madrasah yang berintegritas, kami menempatkan kejujuran di atas segalanya. Nilai akademik yang tinggi akan kehilangan maknanya jika tidak diraih dengan cara yang benar. Saya sangat bangga melihat anak-anak Fase E dan Fase F berjuang dengan mengandalkan kemampuan sendiri, karena kejujuran dalam ASAT ini adalah cerminan dari kualitas masa depan mereka,” ujar Windrati.
Melalui komitmen bersama ini, terdapat harapan besar yang digantungkan dari pelaksanaan kegiatan ASAT di MAN 1 Sragen. Madrasah berharap ujian akhir tahun ini tidak sekadar melahirkan deretan angka prestasi yang memuaskan di atas kertas, tetapi juga mampu mencetak generasi muda yang tangguh, mandiri, dan memiliki benteng moral yang kokoh. Dengan sinergi yang solid antara jajaran panitia, guru pengawas, dan kedisiplinan yang ditunjukkan oleh seluruh siswa, MAN 1 Sragen optimis dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga luhur secara budi pekerti. (sr/sbs).
More Stories
Monev Kanwil Kemenag Jateng di MAN 1 Sragen: Prospek Gedung PHTC Jadi Katalisator Kemajuan Ruang Belajar
MAN 1 Sragen Borong Enam Medali di Ajang OSMA Jateng 2026
MAN 1 Sragen Gelar Apel Hari Lahir Pancasila 2026, Gaungkan Semangat Persatuan dan Perdamaian Dunia