Tangerang-Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan Madrasah dan menyiapkan peserta didik yang berkarakter wirausaha, Kementerian Agama RI menyelenggarakan kegiatan Penguatan Madrasah Aliyah Plus Keterampilan sebagai program unggulan nasional. Kegiatan ini dilaksanakan di Serpong, Tangerang, mulai hari Selasa hingga Kamis, 11–13 November 2025, dengan melibatkan berbagai perwakilan madrasah dari seluruh Indonesia.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Prof. Dr. Nyanyu Khodijah, S.Ag., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya penguatan Madrasah Aliyah Plus Keterampilan sebagai langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan kewirausahaan dan keterampilan hidup yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Rapat koordinasi tersebut menjadi wadah penting dalam membahas standarisasi kurikulum Madrasah Aliyah Plus Keterampilan di seluruh Indonesia. Standarisasi ini diharapkan mampu menyatukan arah pembelajaran keterampilan agar selaras dengan visi Kementerian Agama dalam membentuk lulusan madrasah yang berdaya saing tinggi, kreatif, dan mandiri. Selain itu, dibahas pula strategi pengembangan kerja sama dengan dunia industri dan lembaga pelatihan untuk memperkuat implementasi kurikulum berbasis keterampilan.
Para peserta rakor yang terdiri dari kepala madrasah, pengelola program keterampilan, dan perwakilan Kanwil Kemenag provinsi turut aktif berdiskusi dan berbagi praktik baik dari madrasah masing-masing. Antusiasme peserta menunjukkan komitmen kuat untuk bersama-sama mengembangkan madrasah sebagai lembaga pendidikan yang adaptif terhadap perubahan zaman dan kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Madrasah Aliyah Plus Keterampilan dapat terus bertransformasi menjadi pusat pengembangan karakter dan kompetensi kewirausahaan bagi peserta didik. Dengan demikian, madrasah tidak hanya menjadi lembaga pendidikan yang unggul dalam bidang keagamaan dan akademik, tetapi juga sebagai motor penggerak lahirnya generasi muda yang siap bersaing, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa. (sbs)
More Stories
Seleksi Ketat PMB MAN 1 Sragen 2026/2027: 125 Siswa Lolos dari 141 Pendaftar pada Gelombang Pertama
Resmi Diserahkan, Pembongkaran Gedung Tengah MAN 1 Sragen Tindak Lanjut Hasil Lelang KPKNL Surakarta
Perkuat Implementasi KMA 1503/2025, MAN 1 Sragen Gelar IHT Kurikulum Berbasis Cinta