Sragen – Tim futsal MAN 1 Sragen menorehkan prestasi gemilang dalam ajang bergengsi Aksara Futsal Competition 2026 yang berlangsung di GOR Diponegoro, Sragen. Pada laga final yang digelar minggu (7/6), tim kebanggaan madrasah ini sukses mengamankan trofi juara 2 setelah melewati perjuangan melawan tim-tim tangguh dari berbagai daerah. Turnamen futsal tahunan yang menyedot perhatian ratusan penonton tersebut diselenggarakan secara profesional oleh Fakultas Hukum Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, sebagai wadah penyaluran bakat seni dan olahraga sekaligus penanaman jiwa sportivitas bagi generasi muda.
Prestasi membanggakan ini tidak lepas dari kerja keras dan soliditas skuad MAN 1 Sragen yang diperkuat oleh kombinasi pemain berbakat dari kelas reguler dan Kelas Khusus Olahraga (KKO). Di bawah komando kapten tim Nazhmi Irfan Athaya (F-KKO), tim ini beranggotakan Ardi Noval Rahmatsyah (F-11), Daffa Hafizh Firdaus (F-KKO), Fiqih Bagus Prakoso (E-10), Febri Joni Saputro (E-10), Janu Nursetyo Arsyah (E-KKO), Widi Firmansyah (E-10), Rivano Muhammad Fauzan (E-10), Ananda Zaki Adiputra (E-10), Fardan Adi Firmansyah (E-10), Muhammad Dhani Wiratama (F-KKO), serta Mohammad Nur Ibrahim (F-KKO). Selama kompetisi berlangsung, strategi dan mental bertanding para murid dikawal ketat oleh Afifudin Nusri, selaku guru olahraga sekaligus pelatih.
Keberhasilan merengkuh posisi runner-up ini disambut dengan rasa syukur dan apresiasi yang luar biasa dari pihak manajemen madrasah. Kepala MAN 1 Sragen, Windrati, menyatakan rasa bangga yang mendalam atas dedikasi dan daya juang yang ditunjukkan oleh anak-anak didiknya di sepanjang turnamen. Beliau menilai bahwa pencapaian ini merupakan bukti nyata dari efektifnya program pembinaan bakat di madrasah, khususnya pada program Kelas Khusus Olahraga yang terus konsisten mencetak atlet-atlet muda potensial dan berkarakter.
“Kami sangat bangga dan bersyukur atas pencapaian luar biasa tim futsal MAN 1 Sragen di ajang Aksara Futsal Competition 2026 ini. Trofi juara dua ini adalah buah dari kerja keras, disiplin, dan kerja sama tim yang solid antara murid dan pelatih. Prestasi ini membuktikan bahwa murid madrasah tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan dan akademik, tetapi juga mampu bersaing serta menorehkan prestasi tinggi di bidang olahraga,” ujar Windrati.
Senada dengan hal tersebut, Afifudin Nusri selaku guru olahraga dan pembimbing tim, turut memberikan apresiasi tinggi sekaligus evaluasi mendalam atas performa anak-asuhnya di lapangan. Beliau mengungkapkan bahwa turnamen ini menjadi ukuran sejauh mana perkembangan fisik dan taktik yang selama ini dilatih di madrasah.
“Anak-anak sudah berjuang dan menunjukkan mental petarung yang luar biasa dari babak penyisihan hingga partai final. Menjadi runner-up di kompetisi ini adalah pencapaian yang luar biasa, namun kami tidak boleh cepat puas. Harapan kami, kejuaraan ini bisa menjadi batu loncatan yang berharga bagi tim untuk terus mengevaluasi kekurangan, mengasah mental bertanding, dan meningkatkan porsi latihan. Semoga kompetisi ini memotivasi seluruh murid untuk terus menggali potensi diri dan kembali membawa pulang trofi juara pertama pada turnamen-turnamen berikutnya,” pungkas Afifudin. (sr/sbs).
More Stories
Diklat Videography MAN 1 Sragen Tingkatkan Kompetensi Publikasi di Era Digital
Monev Kanwil Kemenag Jateng di MAN 1 Sragen: Prospek Gedung PHTC Jadi Katalisator Kemajuan Ruang Belajar
MAN 1 Sragen Borong Enam Medali di Ajang OSMA Jateng 2026